MTs Roudlotusysyubban Raih Dua Piala dalam Jambore Ranting XXIV Kwaran Winong
On 11.22
PATI — Kontingen Pramuka MTs
Roudlotusysyubban Tawangrejo kembali menunjukkan prestasi membanggakan dalam
Jambore Ranting (Jamran) XXIV Kwartir Ranting (Kwaran) Winong. Kegiatan yang
berlangsung selama tiga hari, Minggu (30/8/2026) hingga Selasa (1/9/2026),
dipusatkan di Lapangan Desa Tanggel, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Jawa
Tengah.
Jambore Ranting XXIV merupakan agenda besar
kepramukaan tingkat kecamatan yang diikuti satuan pendidikan jenjang SD/MI dan
SMP/MTs se-Kecamatan Winong. Selain menjadi bagian dari peringatan Hari
Pramuka, kegiatan tersebut juga digelar untuk menyambut rombongan Estafet Tunas
Kelapa (ETK). Dalam ajang ini, MTs Roudlotusysyubban mengirimkan 28 Pramuka
Penggalang, terdiri atas 14 siswa regu putra dan 14 siswi regu putri.
Sejak hari pertama, kontingen MTs
Roudlotusysyubban langsung menunjukkan kemampuan terbaiknya. Minggu pagi
diawali dengan upacara pembukaan, kemudian dilanjutkan berbagai perlombaan.
Salah satu cabang yang menjadi pembuka kompetisi adalah pionering. Setiap
pangkalan mengirimkan empat peserta putra dan empat peserta putri untuk membuat
menara pandang menggunakan 20 tongkat dalam waktu 60 menit. Regu putri MTs
Roudlotusysyubban tampil rapi dan mampu menunjukkan ketepatan dalam penerapan
simpul sehingga mendapat penilaian tinggi dari juri independen.
Kompetisi berlanjut pada Minggu sore melalui
Uji Pengetahuan Umum Kepramukaan (PUK). Setiap regu mengutus tiga anggota untuk
mengerjakan 20 soal uraian dalam waktu 60 menit. Pada cabang ini, peserta MTs
Roudlotusysyubban kembali memperlihatkan penguasaan materi kepramukaan dengan
memperoleh skor yang tinggi.
Memasuki hari kedua, Senin (31/8/2026),
peserta menghadapi rangkaian penjelajahan atau hiking dengan sejumlah pos
tantangan. Pada materi semaphore, peserta dituntut menguasai komunikasi visual
menggunakan dua bendera melalui posisi tertentu untuk membentuk huruf, angka,
dan tanda khusus. Kontingen MTs Roudlotusysyubban mampu memperoleh nilai
sempurna. Kemampuan serupa juga terlihat pada materi sandi Morse yang berhasil
diselesaikan dengan capaian nilai maksimal.
Tantangan lainnya meliputi PBB dan yel-yel,
menaksir, serta P3K dan dragbar. Dalam PBB dan yel-yel, kekompakan regu serta
ketegasan pemimpin dinilai langsung oleh personel Polsek dan Koramil Winong.
Pada materi menaksir, peserta melakukan pengukuran matematis untuk
memperkirakan tinggi bangunan masjid. Sementara pada P3K dan dragbar, peserta
mempraktikkan pembuatan tandu darurat serta penanganan korban dengan kondisi
patah tulang kaki. Kekuatan tandu dan ketepatan simpul menjadi bagian penting
dalam penilaian.
Pada sore hari, kegiatan dilanjutkan dengan
karnaval budaya. Tahun ini karnaval menjadi bagian dari penilaian resmi. MTs
Roudlotusysyubban tampil dengan tarian pembuka sebelum pawai berlangsung.
Penampilan tersebut mampu menarik perhatian dan memberikan tambahan poin bagi
kontingen.
Malam harinya, pentas seni menjadi kesempatan
bagi regu putra dan putri untuk menampilkan kreativitas. Regu putri membawakan
Tari Memetri, tarian khas Magelang yang mengandung pesan tentang pentingnya
menghormati, merawat, melestarikan, dan menjaga budaya leluhur Jawa. Sementara
regu putra menampilkan drama bertajuk Asal-usul Gunung Merapi. Kedua penampilan
mendapat sambutan positif dari penonton maupun dewan juri.
Hari ketiga, Selasa (1/9/2026), menjadi
puncak kegiatan. Pangkalan MTs Roudlotusysyubban dipercaya menjadi petugas
upacara penutupan Jambore Ranting XXIV. Amanah tersebut dilaksanakan dengan tertib,
disiplin, dan penuh tanggung jawab berkat persiapan serta latihan yang
dilakukan sebelumnya.
Kebahagiaan kontingen semakin lengkap saat
pengumuman kejuaraan. MTs Roudlotusysyubban berhasil membawa pulang dua piala,
yakni Juara Tergiat 2 Regu Putra dan Juara Tergiat 2 Regu Putri. Prestasi
tersebut sekaligus mempertahankan capaian positif yang telah diraih pada
kegiatan serupa sebelumnya.
Dua penghargaan ini menjadi bukti kerja
keras, kedisiplinan, kekompakan, dan semangat para Pramuka Penggalang MTs Roudlotusysyubban
Tawangrejo. Keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari bimbingan serta latihan
intensif para pembina. Prestasi di Jambore Ranting XXIV diharapkan semakin
memotivasi seluruh peserta didik untuk terus aktif, berprestasi, dan
mengembangkan karakter melalui kegiatan kepramukaan.

.jpeg)



.jpeg)
.jpeg)


.jpeg)
.jpeg)







.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)


.jpeg)

.png)